Fokus Pada Dahsyatnya Energi Syukur
A. FOKUS
Julurkan kedua tangan di depan kita,
sejajar dengan muka. Lalu perhatikan tangan kanan baik-baik? Apa yang terjadi
dengan penglihatan kita terhadap tangan kiri? menjadi tidak jelas bukan...?
Tetap julurkan dengan posisi yang sama,
pindah pandangan, fokuskan ke kiri baik-baik. Apa yang terjadi dengan
penglihatan kita terhadap tangan kanan? menjadi kabur? Iya kan....? betul
sekali.
Wajar saja jika seseorang memiliki
beberapa harapan dalam hidupnya. Tapi dengan begitu, kita akan merasa terlalu
banyak yang harus dilakukan, tetapi sangat sedikit waktu yang ada. Maka,
fokuslah!
"Concentrate all your thoughts
upon the work at hand. The sun's rays do not burn until brought to a focus."-
Alexander Graham Bell
Confucius, seorang filsuf dunia yang
mengajarkan nilai-nilai kebajikan dan moralitas pernah berkata, "Person
who chases two rabbits catches neither. Seseorang yang mengejar dua ekor
kelinci, tidak akan menangkap satu pun." Coba bayangkan, mengejar satu
ekor kelinci saja sudah cukup sulit, apalagi kita mengangankan mendapatkan dua
ekor? Sudah jelas, bila kita sedang berada di situasi serupa walaupun bukan
kelinci yang kita incar, kita harus berkonsentrasi pada satu tujuan. Setelah
berhasil mendapatkannya, barulah kita berusaha untuk meraih yang kedua.
Hal ini berlaku juga pada saat kita
sedang ingin meraih mimpi-mimpi kita. Jika kita memiliki mimpi yang besar dan
harapan akan pencapaian hidup yang lebih baik, biasanya banyak sekali hal yang
ingin kita capai. Tapi apakah kita akan pernah mewujudkan semua harapan itu
dengan waktu yang terbatas? Jadi bagaimana cara terbaik untuk melakukannya?
a. Rileks
Hal pertama yang harus kita lakukan
adalah mencoba untuk rileks. Jangan panik dan jangan merasa terlalu bersemangat,
ingin melakukan sesuatu dengan terburu-buru. Bangkitkan rasa percaya diri
dengan kemampuan-kemampuan yang kita miliki untuk meraih tujuan. Sangatlah
penting untuk melihat segala sesuatu melalui sebuah perspektif dan ingat bahwa
segala yang baik yang kita miliki dalam hidup ini datang melalui suatu proses
dan butuh waktu untuk mendapatkannya.
Saat keadaan tidak berjalan dengan
semestinya, bukan berarti itu karena kita tidak melakukan apa-apa untuk
berusaha. Tidak jarang, sesuatu yang tidak diharapkan dan yang tidak kita
rencanakan malah membawa kebaikan bagi usaha kita meraih tujuan. Jika kita
berusaha secara konstan dan fokus, maka keadaan akan mendukung usaha kita.
b. Run Your Race
Cara yang kedua, berlarilah di jalur
maka kita akan menang! Kita tidak akan menang dengan cara apa pun selain dengan
berlari. Artinya, seperti sebuah lomba lari,kita tidak akan bisa meraih impian
selain dengan berusaha di jalan yang tepat untuk mewujudkannya.
Pertandingan tidak akan kita menangkan
hanya dengan melakukan lompatan jauh dari garis mulai ke garis akhir! Yang
harus kita lakukan memang berlari, langkah demi langkah. Setiap langkah akan
membawa kita mendekati garis finish. Jadi, mimpi kita memang harus diwujudkan
dengan cara serupa. Lakukan usaha dengan tidak terburu-buru, langkah demi
langkah, maka kemenangan akan menyambut kita.
Itulah yang juga disarankan oleh Carl
Lewis, pemenang Olimpiade 1984 cabang lompat jauh. Ia berkata, "Get out
of the blocks, run your race, stay relaxed. If you run your race, you'll win.
Channel your energy. Focus!" Maka, fokuslah untuk menang!
c. Concentrate on Running Your Race
Memang, kunci utama untuk bisa fokus
adalah konsentrasi. Memiliki banyak mimpi yang ingin diraih bukan hal yang
buruk. Justru sebaliknya, dengan mimpi-mimpi itu kita akan bisa menjalankan
hidup dengan penuh perjuangan. Hanya, putuskanlah apa yang menjadi impian
terbesar dalam hidup, dan berkonsentrasi serta fokus untuk mewujudkannya.
Tetaplah pada jalur yang bisa membawa
kita menuju kemenangan. Seperti layaknya hidup seorang manusia, banyak godaan
dan halangan yang merintangi kita untuk sampai di garis akhir. Itulah gunanya
untuk tetap fokus. Jangan jadikan sebuah rintangan, apalagi godaan,
menghentikan usaha kita. Tapi berusahalah lebih keras lagi, dan konsentrasi
akan membuat hal-hal buruk tidak ada artinya dibanding kemenangan yang akan
kita raih.
d. Concentrate on You
Jika memang kita menginginkan
kemenangan, maka kita harus fokus pada seseorang yang sangat berpengaruh untuk
keberhasilan kita. Yaitu, diri kita sendiri! Janganlah terlebih dahulu mencari
bantuan kepada orang lain untuk membuat kita sukses. Tapi, yang paling penting,
jangan menyalahkan orang lain dari ketidakberuntungan atau kegagalan yang kita
dapatkan. Sifat suka menyalahkan orang lain akan membawa kita kepada keadaan tidak
berdaya dan tidak mandiri.
Mungkin kita bisa merasa sedikit lebih
lega dengan menyalahkan orang lain, tapi sudah jelas tidak mungkin dapat
membawa kita ke kesuksesan, bila kita terus merasa tidak bahagia dan selalu
menyalahkan situasi. "Kita tetap harus fokus pada diri sendiri dan apa
yang dapat dilakukan untuk mengubah keadaan menjadi lebih baik," begitu
saran Wayne Dwyer, seorang motivator ternama.
e. Do One Thing at Time
Terakhir, cobalah untuk fokus dalam
melakukan sesuatu hal, satu tujuan terbesar yang ingin diraih. Tidak peduli
sebanyak apa pun hal yang harus kita lakukan, sebenarnya kita hanya bisa
melakukan satu hal untuk hasil yang sangat maksimal. Multi tasking bukan berati
melakukan banyak pada saat yang sama. Arti sebenarnya dari kata itu adalah
memiliki keahlian yang membuat kita bisa melakukan manajemen waktu dan
menyelesaikannya dengan baik.
Apa pun yang sedang kita lakukan saat
ini, berkonsentrasilah. Berilah setiap energi yang dimiliki untuk melakukannya.
Ini adalah satu-satunya cara kita untuk lebih efektif dan meraih hasil yang
baik.
Teman-teman yang luar biasa, tetaplah
berusaha. Fokus pada hal yang kita inginkan, dan kita akan mendapatkannya.
"You can't depend on your
judgment when your imagination is out of focus."- Mark Twain
B. Keluhan dan Rasa Syukur
Dua hal ini tidak akan berkumpul pada
ruang yang sama di dalam hati dan fikiran kita di saat bersamaan. Salah satu
pasti ada yang kalah dan terpinggirkan. Dan rasa yang lainnya akan dominan di
dalam hati dan fikiran kita.
a. Mengeluh
Mengeluh …, adalah sesuatu yang sudah
tua, mungkin seumur dunia, umum dijumpai dan mungkin memang diciptakan seperti
itu. Tapi mengeluh mulai dari bangun tidur sampai mau tidur lagi adalah sesuatu
yang “crazy”
Banyak hati pernah kecewa, sedih,
kehilangan, hancur, kekurangan, dicerca, dizalimi, dihianati, kecelakaan,
terasing, gelisah, kehilangan, penghianatan, hak yang terampas, penghinaan,
rezeki yang sempit, putus asa… ya itulah segudang kalimat mengandung arti
“menyakitkan” .
“Tulis keluhanmu dipasir agar mudah
dihilangkan ombak”
“Utarakan keluhanmu kepada Sang
Pencipta”
Demikian kalimat yang sering didengar
sebagai inspirasi untuk mengusir kesedihan agar tidak berakhir dengan keluhan.
Tentu ada lingkungan yang membuat kita
tidak bahagia sehingga kita mengeluh. Namun menyalahkan lingkungan sepenuhnya
karena ketidakbahagian kita dan membuat kita selalu mengeluh itu sesuatu yang
tidak adil. Kebahagiaan bisa digali dari dalam diri sendiri begitu kata orang
bijak. Seperti komputer yang bisa di “klik” .
Setiap kisah ada akhir, Setiap keadaan
akan berubah, yang enak maupun yang tidak enak. It’s a matter of time. Jadi apa perlunya mengeluh dan menyebarkan keluhan pribadi yang membabi
buta sampai menuliskannya di forum umum semacam dalam status di fesbuk, dll. Mengapa
tidak kita ”klik” perasaan kita dengan hati penuh rasa syukur
dengaan semua karunia yang diberikan llahi.
Pikiran Manusia memiliki Kekuatan Magnet
yang mampu menarik berbagai energi di alam semesta dan mewujud menjadi sebuah
realitas/kenyataan dan materi/benda nyata di alam nyata di dalam kehidupan
manusia itu, baik berupa kesehatan, kebahagiaan, kekayaan, kesuksesan, tapi
juga bisa berupa penyakit, penderitaan, musibah, kegagalan, dll.
Pikiran Sadar yang bersifat Positif, akan menarik semua energi Positif
dari Alam Semesta dan akan mewujud menjadi kesehatan, kebahagiaan, kekayaan,
kesuksesan hidup manusia tersebut.
Pikiran Sadar Negatif, akan menarik semua energi Negatif yang ada dialam semesta
dan akan mewujud menjadi berbagai penyakit, penderitaan, musibah, kegagalan.
"Dengan lebih Fokus pada Rasa
Syukur, maka kita akan merasakan betapa banyaknya nikmat Allah yang telah di
berikan kepada kita tanpa kita sadari. Dan ketika kita telah sadar akan nikmat
Allah tersebut, maka kita akan merasakan sebuah gelombang dahsyat dari nikmat
Allah yang terus menerus melimpah di dalam kehidupan kita yang ternyata tiada
habisnya dan tiada batasnya. Betul-betul LUAR BIASA DAHSYATNYA ENERGI SYUKUR ."
b. Perbanyak kalimat syukur, hindari mengeluh
Ketika mengeluh sebenarnya kita melepaskan energi dan getaran negatif ke
alam semesta yang akan menarik hal-hal yang negatif ke dalam hidup kita.
Demikian juga sebaliknya.
Mari kita hayati pernyataan Allah swt
dan kalimat-kalimat suci dari para kekasih-Nya:
Allah swt berfirman:
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur,
pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari
(nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” QS. Ihrahim: 7)
Rasulullah saw bersabda:
“Pergunakan nikmat Allah dengan cara
yang baik. Jangan kalian cintai dan jangan jadikan ia berpaling dari kalian.
Sesungguhnya ketika nikmat itu berpaling dari suatu bangsa ia mendatangi bangsa
yang lain.” (Kanzul Fawâid 2: 162)
Imam Ali bin Abi Thalib (sa) berkata:
"Sikapi nikmat Allah dengan cara yang
baik sebelum ia pergi darimu. Sesungguhnya nikmat yang pergi itu engkau akan
menyaksikannya pada orang yang menyikapinya dengan baik.” (Asy-Syarâi’ 2: 464)
C. Bahan Bakar Yang Tiada Habis.
Syukur adalah cara kita mengumpulkan
serpihan kekuatan yang terserak, untuk kita jadikan modal dasar perjuangan ke
depan. Dengan syukur kita juga membangkitkan kemampuan berpikir positif dan
optimisme di atas kekuatan riil yang kita miliki. Dengan syukur kita
berkomunikasi kepada Allah tentang pencapaian yang sudah ada, dan berkonsultasi
tentang rencana selanjutnya. Syukur membuat kita melakukan evaluasi kritis dan
konstruktif bersama Allah. Dan melahirkan azam; tekad yang bulat untuk berkerja
lebih baik lagi di masa yang akan datang. Allah berfirman dalam surat Ali Imron
ayat 159:
".....kemudian apabila kamu
Telah membulatkan tekad, Maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah
menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya."
Rasa syukur akan melahirkan ketulusan
dalam bersikap dan bertutur kata. Syukur membuat kita obyektif dan rendah hati.
Rasululah bersabda;
"Agama itu adalah nasehat"
para sahabat bertanya: untuk siapa? Rasulullah bersabda: Untuk Allah, Rasulnya,
para Pemimpin dan kaum muslimin seluruhnya." (HR. Muslim)
Hal ini bermakna ketulusan kita dalam
menyikapi satu persoalan dan ketulusan kita dalam menerima segala yg telah diputuskan-Nya.
Syukur juga akan melipatgandakan
kesabaran kita. Deraan cobaan dan tantangan yang ada memang mudah membuat kita
lemah, tapi syukur memberi perpektif lain yang melapangkan dada kita untuk
bersabar. Energi kesabaran kita menjadi tiada habisnya karena berbahan bakar
syukur. Syukur adalah energi terbarukan, yang senantiasa dapat diperbaharui
setiap kali kita sadar akan datangnya nikmat Allah. Bahan baku yang kekal karena
berasal dari Dzat Yang Kekal.
D. Recharge Your Spirit dengan Syuku
Kalau di supermarket dijual dalam
kemasan kaleng “Jus Pembangkit Jiwa”, yang mampu membuat anda memiliki beberapa
kemampuan luar biasa, selalu memiliki sudut pandang positip, intuisi terbuka,
kreatip, pandai membuat keputusan pintar, semangat dan energi yang tidak ada
habisnya, seperti orang Jakarta bilang “kagak ada matinye”, tambahan lagi wajah
selalu berseri-seri, maka saya yakin sekali bahwa anda pasti akan
berbondong-bondong membelinya, bahkan memborong Jus kalengan seperti itu, buat
persediaan selamanya. Ya nggak?
Sayangnya, Jus seperti itu tidak ada, tidak
bakal ada, apalagi dijual.
Adanya ternyata, justru didalam diri
anda sendiri. Ya, ada didalam diri anda sendiri. Nggak usah jauh-jauh kemana
musti mencarinya, nggak usah membeli, gratis. Tinggal membangkitkannya.
Mari saya tunjukkan, bagaimana
membangkitkannya. Ada 3 langkah mencapainya!!!
1. Selalu Bersyukur
2. Selalu Berpikir Positip
3. Bangkitkan Otak Kanan
a. Buka otak kanan
b. Mari kita aktifkan otak kanan kita
1.
Selalu Bersyukur
Sekarang juga, angkat dan buka
lebar-lebar kedua tangan anda keatas, tarik kebelakang sambil diturunkan,
sambil menghirup dan menghembuskan udara segar, dalam-dalam, mengucapkan syukur
kehadirat Allah SWT,
"… ya Allah ….. luar biasa sekali Engkau …. Nikmat sekali
ini semua …. Kau berikan aku bisa melihat ….. kau berikan aku bisa merasakan
nikmatnya udara yang kuhirup ini ….. nikmat sekali ya Allah …… terimakasih ya
Allah."
Lakukan berulang secara dalam-dalam dan
sungguh-sungguh, sampai anda merasakan kelegaan yang luar biasa dalam hati
anda, rasakan kebesaran hati anda, berulang-ulang sedemikian bersyukurnya,
menimbulkan kelegaan yang menyeruakkan rasa bergetar dibelakang kepala anda.
Atau, kalau masih belum kuat juga, cara
yang sama, ….. ya Allah ….. luar biasa sekali Engkau …. Kau berikan aku nikmat
yang amat luar biasa ini ya Allah …. luar biasa sekali anakku ini ya Allah ….
Luar biasa sekali keluargaku ini ya Allah, …. sungguh bangga aku memilik mereka
ya Allah ….. terimakasih ya Allah ….
Kalau didepan anda ada anak anda, sambil
peluklah dia. Kalau ada istri/suami anda peluklah dia, bukankah sangat luar
biasa memiliki mereka? Nikmatilah rasa syukur itu dalam-dalam.
Plong, lega, ringan, membesarkan jiwa,
rasa bergetar dibelakang kepala kita. Itulah yang harus anda rasakan.
Lakukan terus menerus, tanpa diketahui
orang lain tentunya, nggak usah angkat-angkat tangan lagi, nggak usah
peluk-peluk lagi, ‘ntar dikira lagi aneh nih orang!!
Pokoknya lakukan terus sampai malam nanti.
Lalu, ingat-ingat, besok pagi, begitu
bangun ucapkan doa dan teruskan mengucapkan syukur lagi seperti itu, …..ya
Allah terimakasih, masih Kau beri aku kesempatan menikmati hidup ini Ya
Allah…., besoknya lagi diulang terus, dan terus.
Terus, kapanpun anda ingat, dimanapun,
lakukan syukur. Asal, jangan pas lagi di WC ya?
Rasa syukur yang tulus dan terus-menerus
ini akan membesarkan hati dan jiwa anda, selalu plong, selalu lega, selalu tak
ada beban dan selalu bersemangat sepanjang hari. Rasakan ada energi baru yang
terus-menerus terpompakan kedalam diri anda.
Itulah yang saya rasakan saat ini,
seakan energi itu tidak ada habisnya, tidak ada capek-nya, dari satu meeting ke
meeting yang lain, dari satu topic ke topic yang lain, dari satu problem
solving ke problem solving yang lain, energi itu selalu terbarukan, selalu
kreatif.
Buat saya, karena suatu kejadian luar
biasa yang pernah menimpa saya pada masa lalu, setiap tarikan nafas saya saat
ini ternyata mampu membuat saya amat sangat bersyukur kehadirat Allah SWT. Alam
bawah sadar saya selalu merespons rasa senang betapa nikmatnya udara yang dapat
saya hirup ini.
Setiap orang pasti punya satu cara
tersendiri untuk bersyukur kehadirat Tuhan YME. Carilah suatu kejadian luar
biasa yang pernah anda alami di masa lampau, yang sedemikian rupa sehingga
mampu membuat anda bersyukur dengan amat sangat. Temukan, lalu lakukan terus
menerus.
Ada sebuah bonus besar kalau anda
berhasil melakukan syukur yang tulus dan terus menerus, yaitu kesembuhan dari
berbagai penyakit. Kalau anda saat ini sedang sakit, makin sungguh-sungguhlah
anda bersyukur.
Beberapa penelitian meyimpulkan, rasa
syukur yang tulus dan terus menerus akan menyembuhkan penyakit kita, penyakit apapun
juga. Percayalah.
Mulai sekarang, bila kita mengucapkan
Alhamdulillah ……. Resapilah sedalam-dalamnya …. rasakan sensasi itu terjadi
terus menerus …. agar kita mendapatkan energi syukur yang selalu terbarukan,
sekaligus bonusnya.
Buat rekan-rekan yang beragama bukan
Islam, sudah barang tentu syukur anda itu dengan menyebutkan nama Tuhan, atau
cara seperti yang diajarkan agama anda.
2.
Selalu Berpikir Positip
Tariklah nafas dalam-dalam lagi. Rasakan
energi syukurnya.
Segera setelah anda menemukan energi
yang membesarkan jiwa yang timbul dari rasa syukur itu terjadi, langsung saja
anda pindah ke dahi, disitulah anda menempatkan rasa selalu berpikir positip.
Mulai sekarang, sambil tetap menjaga
energi syukur itu terus menerus tetap ada, kita tambahkan rasa selalu berpikir
positip didahi kita, selalu memandang segala sesuatu dari sudut yang baik,
apapun itu. Luar biasa.
Rasakan, hidup anda akan menjadi baik
karena kita selalu memandangnya dari segi yang baik. Selalu berpikir baik
tentang diri sendiri. Selalu bepikir baik tentang orang yang kita ajak bicara.
Selalu berpikir baik tentang apapun disekitar kita.
Itu akan men-setting wajah kita selalu
ramah terhadap orang lain, sehingga orangpun pasti akan bersikap sama terhadap
kita, membuat apapun yang kita kerjakan menjadi sangat menyenangkan.
Ada banyak penelitian yang mengatakan
bahwa pikiran positip ini bisa kita tularkan ke orang lain. Cobalah selalu buat
seseorang yang kita ajak bicara itu ikut berpikiran positip, yaitu dengan cara
memancarkan pikiran positip kita ke orang tersebut. Niscaya dia akan berpikiran
positip pula.
Alam semesta akan memancarkan pikiran
positip kita ke orang lain tersebut, seperti garpu tala menularkan nada yang
sama ke garpu tala lain yang didekatkan kepadanya.
Pokoknya, apapun orang bilang tentang
kita, kita akan melihatnya dari sudut yang baik. Apapun yang terjadi pada diri
kita, kita akan selalu melihatnya dari sudut yang baik.
Gabungan energi syukur dan pikiran
positip yang luar biasa ini mustinya sudah anda rasakan saat ini. Rasa segar
bersemangat, lega, besar, indah dan selalu positip mustinya sudah terjadi dalam
diri anda sekarang. Anda akan melihat mata lawan bicara anda, anda akan
berbicara dengan nada semangat disuara anda.
Lakukan terus menerus membangkitkan
energi syukur dan pikiran positip ini kapanpun dan dimanapun juga. Secara
fisik, anda akan tampil persis seperti seorang entrepreneur yang sebenarnya.
Dan anda akan terus membutuhkan energi ini untuk keberhasilan entrepreneurship
anda.
Kalau belum juga merasakan seperti yang
saya tuliskan diatas, ulangi saja membaca dan melakukannya lagi dari depan,
barulah membuka otak kanan.
3.
Bangkitkan otak kanan
a.
Buka Otak Kanan
Otak kanan yang terbuka dan aktif
membuat anda memiliki kemampuan luar biasa dalam intuisi, kreatif, inovatif,
leadership dan entrepreneurship itu sendiri.
Bertahun-tahun selama hidup kita, kita
sibuk melatih otak kiri kita, yaitu otak analitis. Misalnya kemampuan matematis
dan analitis. Bagus sekali, sih! Cuma saja pada waktu yang sama, kita malah
menelantarkan pengembangan otak kanan.
Tidak usah disesali, sekarang kita musti
mengaktipkan otak kanan kita, dan terus melatih menggunakannya.
Karena sudah terlanjur lama
ditelantarkan, maka kemampuan otak kanan kita level nya njomplang dibawah level
otak kiri. Namun, sekali saja otak kanan ini diaktipkan lalu dilatih dengan
baik, maka kemampuan otak kanan kita akan ngebut mengejar kemampuan otak kiri,
menuju keseimbangan.
Keseimbangan memampuan otak kanan dan
otak kiri inilah, yang didukung dengan kuatnya energi syukur dan pikiran
positip, yang akan bisa membawa kita menjadi seorang entrepreneur yang baik dan
sukses. Kuasailah dengan sebaik-baiknya.
b.
Mari kita aktifkan otak kanan kita.
Cara terbaik adalah dzikir hati untuk
mengaktipkan otak kanan kita.
Carilah suatu titik di dada kita,
sedikit diatas ulu hati, tiga jari disebelah kiri. Rasakan seolah mulut kita
berada dititik itu, dan berdzikir tanpa suara dititik itu. Menyebutkan nama
Tuhan.
Ya Rahman Ya Rahim, Ya Rahman Ya Rahim,
dan seterusnya, berulang kali kapan saja dimana saja, asal jangan pas kita
berada di WC.
Ini akan mengaktipkan otak kanan kita,
dan ini harus kita latih terus-menerus agar mem balance kemampuan otak kiri
dengan otak kanan kita.
Tidak seperti 2 cara yang lainnya yaitu
bersyukur dan berpikiran positip, maka aktifnya otak kanan kita ini tidak akan
bisa kita rasakan. Percaya sajalah, pokoknya anda sekarang sudah memiliki
intuisi seorang entrepreneur.
“Kesimpulan”
Mengapa ajarannya enjadi sangat
spiritual? Anda pasti bisa mengerti karena yang kita bangkitkan adalah Jiwa
kita. Dan cara spriritual adalah cara terbaik.
Anggap saja saat ini anda sudah mampu
melakukannya dengan baik yaitu membangkitkan energi syukur dan pikiran positip,
sekaligus anda sudah memiliki keseimbangan otak kiri dan otak kanan anda.
Maka saat ini, anda mustinya sudah
merasakan sensasi alinea pertama tulisan ini.
Kalau masih belum bisa, ulangi saja
membaca dan melakukannya kembali dari awal. Kalau belum bisa juga, ulangi lagi.
Begitu seterusnya. Meskipun sudah bisa, anda musti tetap harus melakukannya
terus menerus.
Saya melakukannya terus menerus, bahkan
hampir seperti terjadi begitu saja secara otomatis. Ini menjaga saya tetap tajam, positip,
bersemangat, mampu menghasilkan berbagai
keputusan kreatif.
Andapun pasti bisa !!!
Andapun pasti bisa !!!
From copy
“http://www.naqsdna.com/2011/03/fokus-pada-dahsyatnya-energi-syukur.html”

Komentar
Posting Komentar