TIPS MENJAGA KEKOMPAKAN TEAM
Tahukah anda siapa penemu bohlam
lampu? Berapa orang penemu bohlam lampu? Mungkin yang anda sering dengar penemu
bohlam lampu hanya 1 orang, yaitu Tomas Alfa Edison. Tapi ternyata Edison
menemukan bohlam lampu tidak sendiri, Edison memiliki 21 orang team.
Hari ini dalam mencapai goal,
dibutuhkan super team bukan sekedar super man. Namun untuk menjaga kekompakan
sebuah team untuk mencapai visi misi bersama ternyata adalah sebuah seni
tersendiri. Berikut adalah beberapa tips dalam menjaga kekompakan team.
1.
Visi Misi & Tujuan jelas
Sebuah team tanpa visi misi dan
tujuan yang jelas, ibarat gurita yang memiliki tentakel yang bergerak
kearah yang berbeda. Hasilnya tentu tidak akan kemana-mana, malah yang terjadi
tentakelnya saling terbelit. Tanpa visi misi dan tujuan yang jelas, setiap
anggota team tidak memiliki panduan tujuan yang akan dicapai. Team building
membutuhkan kerjasama, namun kerjasama bukan berarti bekerja bersama, namun
dengan tujuan masing-masing. Kerjasama adalah bekerja bersama-sama saling
berkait untuk mencapai tujuan bersama. Untuk itu tetapkan tujuan visi misi dan
tujuan yang menjadi pegangan sebuah team.
2.
Kontrol Emos
Dalam menjaga kekompakan penting
sekali untuk meredam emosi. Apalagi ketika menghadapi tantangan. Dengan emosi
yang salah seringkali keputusan yang diambil juga salah. Salah satu strategi
menjaga emosi saat menghadapi masalah adalah dengan mengubah fokus. Salah satu
caranya dengan mengganti pertanyaan kita. Sebagai contoh jika menghadapi
masalah kita bertanya, “Mengapa hal ini terjadi?”. Salah pertanyaan tentu saja
salah jawaban. Pertanyaan yang fokus masalah membuat kita semakin emosi.
Sebaiknya ganti pertanyaan kita menjadi fokus solusi, contohnya “Bagaimana
caranya agar masalah bisa diatasi?”
Tips lainnya jika menghadapi masalah
dan suasana sudah memanas, ubah suasana. Rehat sejenak akan membuat pikiran
lebih jernih. Dan tidak ada salahnya menyelipkan sedikit humor agar
suasana tidak terlalu emosi.
3.
Komunikasi
Permasalahan yang sering terjadi
dalam kehidupan kita, tidak hanya dalam team building, kebanyakan disebabkan
karena permasalahan komunikasi. Hal hal sepele, jika dikomunikasikan dengan
cara yang tidak tepat biasanya akan menimbulkan respon yang tidak diharapkan.
Penting sekali untuk memperhatikan kata-kata, intonasi dan ekspresi kita dalam
berkomunikasi. Instruksi juga harus disampaikan dengan jelas dan detil, jika
perlu disampaikan juga secara tertulis. Minta kepada orang yang kita berikan
instruksi mengulangi instruksi, dan berikan masukan jika ada hal hal yang
penting diperhatikan.
4.
Penghargaan dan Rayakan Kesuksesan
Manusia pada dasarnya merasa lebih
dihargai jika diberikan penghargaan dibandingkan dengan uang. Rayakan setiap
kesuksesan yang dicapai oleh team dan hargai pencapaian personal. Dengan begitu
setiap anggota team akan termotivasi dan terpacu untuk mencapai prestasi
prestasi lain. Selain itu merayakan kesuksesan, sekecil apapun membuat team
lebih kompak. Perayaan dan penghargaan tidak harus dengan pesta mewah, perayaan
cukup disesuaikan dengan kondisi. Yang terpenting adalah penghargaannya.
Komentar
Posting Komentar